Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam

sejarah-hmi-saut-situmorang

Pernyataan Sikap PB HMI Atas Pernyataan Saut Situmorang, SHARE!

Sejarah besar bangsa Indonesia tidak terlepas dari peran Himpunan Mahasiswa Islam. Sejak kelahirannya pada tanggal 5 Februari 1947, HMI sudah menyatakan sikap untuk memegang teguh komitmen keumatan dan kebangsaan.

HMI selalu hadir pada setiap perjalanan bangsa Indonesia mulai dari mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, melawan PKI hingga tumbuhnya orde baru, serta lahirnya reformasi.

Kontribusi HMI terhadap bangsa Indonesia tidak hanya dengan gerakan-gerakan ekstra parlementer, namun juga memberikan pengabdian terhadap pembangunan bangsa Indonesia dengan mendistribusikan kader-kader terbaiknya untuk memberikan pengabdian pada seluruh bidang pengabdian baik di sosial, akademisi, birokrat, teknokrat, praktisi maupun politis.


Sangat disayangkan jika ada seorang pejabat publik salah satu pimpinan KPK yakni Sdr. Saut Situmorang yang tidak mengerti sejarah panjang perjalanan dan pengabdian Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terhadp pembangunan bangsa Indonesia. Untuk itu sebaiknya Sdr. Saut Situmorang kembali belajar tentang sejarah Republik Indonesia dan sejarah pergerakan kemahasiswaan dan pemuda.

Pernyataan Saut Situmorang dengan sangat tendensius mengatakan bahwa “mereka orang-orang cerdas ketika mahasiswa, kalau di HMI minimal LK 1, tetapi ketika menjadi pejabat mereka korup dan sangat jahat.”

Kami menilai pernyataan tersebut sangat tendensius terhadap HMI, terlebih lagi pernyataan Saut tersebut dilontarkan di depan media massa, dimana seluruh masyarakat Indonesia dapat melihat dan mendengar secara langsung, sehingga pernyataan tersebut sangat merugikan dan mendiskreditkan organisasi Himpunan Mahasiswa Islam.

Untuk itu kami mengecam keras pernyataan tersebut, dan kami menganggap bahwa pernyataan tersebut tidak pantas disampaikan oleh seorang pimpinan KPK, untuk itu kami meminta dewan penasehat, Komite Etik KPK, dan Komisi III DPR RI untuk meninjau kembali kelayakan dan integritas Saut Situmorang sebagai pimpinan KPK. Mengingat kasus tersebut menyangkut marwah organisasi dan seluruh kader HMI, kami akan membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

Atas nama Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam, kami menginstruksikan pada seluruh Badko dan seluruh Cabang se-Indonesia untuk melaporkan pernyataan Shony Saut Situmorang kepada pihak kepolisian setempat. (Badko ke Polda, dan Cabang ke Polres dan Polrestabes) secara serentak pada hari Senin, 9 Mei 2016.

Kemudian laporan tersebut disampaikan kepada DPRD (komisi hukum) untuk ditindaklanjuti dan dikawal secara bersama. Bagi seluruh cabang dan kader HMI untuk tidak emosional dan tidak terprovokasi ketika melakukan aksi yang justru kontraproduktif terhadap perjuangan dan gerakan kita untuk menjaga marwah dan nama baik organisasi.

Demikian pernyataan ini kami sampaikan, semoga Allah SWT senantiasa melindungi bangsa Indonesia, umat Islam dan organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang kita cintai. Yakin Usaha Sampai …

Billahitaufiq Wal Hidayah,

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

PENGURUS BESAR

HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM

MULYADI P.TAMSIR

KETUA UMUM

AMI JAYA

SEKRETARIS JENDERAL

14 Responses

  1. Ayundya Bintang Arum

    GARA-GARA SAUT SITUMORANG AKU INGIN JADI HMI

    Sudah beberapa hari ini, pernyataan kontroversial Saut Situmorang (SS) saat tampil live mengisi acara di salah satu tv swasta (tv one) sontak menjadi trending topic karena hampir disemua laman berita online dan status2 yang bertebaran diberandaq memuat tentang itu.
    Pernyataan kontroversial SS dinilai oleh beberapa kalangan terutama HMI dan KAHMI* tendensius dan membunuh karakter Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang belakangan aq ketahui dari beberapa informasi terkait HMI ini, HMI adalah merupakan sebuah organisasi mahasiswa terbesar dan tertua di Republik Indonesia.
    Semenjak hari jum’at kemarin hingga saat ini, berbagai bentuk kecaman kepada SS dan dukungan terhadap HMI hingga tuntutan2 terus disuarakan, seperti gelombang yang terus bersambut, hingga sekarang masih terlihat begitu kuat, dan kalaupun dikatakan berlebihan, mungkin tidak kalau ini terlihat seperti kemarahan seluruh rakyat karena seperti apa yang aq kemukakan diatas bahwa HMI ini adalah organisasi besar tetapi sampai hari ini belum aq ketemu berapa kalkulasi yang pasti mengenai sebaran anggotanya dari sabang sampai marauke. Kemarahan itu terakumulasi melalui laman2 berita online yang terus memperbaharui pemberitaan terkait progres hal tersebut, kemudian status2 sebagian besar pengguna facebook, twitter dan media sosial yang lainnya mengetengahkan hal yang serupa di status2 mereka ataupun dengan share link terkait hal yang sama, kemudian ada bentuk petisi online, sampai aksi turun jalan hampir disetiap kabupaten kota diseluruh indonesia dan tentunya juga melalui jalur hukum yang kemudian ditempuh oleh KAHMI.
    Terlepas dari itu semua, ada hal yang menarik menurut pribadi aq, dimana sebagian besar tokoh2 bangsa ini lahir dari rahim HMI ini, tokoh2 yang sangat familiar yang selama ini aq sering lihat di tv atau media pemberitaan lainnya adalah alumnus HMI ini.
    Pertanyaanq kemudian adalah, bagaimana HMI ini mampu mencetak tokoh2 besar di Republik ini ?
    Bagaimana satu sama lain meskipun sudah alumnus tetap seperti satu tubuh dan sangat solid ?

    HMI ?
    AKU “YES”

  2. ribaz hambakung

    Harus tegas diselesaikan diranah hukum. Ini menyangkut martabat hmi dan kahmi. Sekalipun saut sitomorang menarik ucapannya atau meminta maaf. Jika dibiarkan akan muncul sejenis “saut” yg lain tp tindakan yg sama atau bahkan lebih parah.

    1. Yudi

      Klu ad ga usah marah….intropeksi diri aj…..!!mungkin aj mencontohkan lulusan organisasi sehebat HMI klu org it bisa berubah….justru mungkin mencontohkan bhwa HMI it organisasi yg bagus….tp krn sifat manusia suka lupa…klu udah jd pejabat

  3. Asdhar

    Klo kita mau jujur, sebenarnya pernyataan SS itu ada benarx… meski selayaknya tdk membawa2 nama organisasi…. Tp setidaknya hal ini bisa menjadi cambuk/kritik bagi kader HMi saat ini untuk bisa memperbaiki pola pengkaderan agar dapat menghasilkan alumnus yang berkualitas, dan bersih….

  4. Mohammad Ilhamuna

    Pernyataan Saut kalo di tanggapi dengan kepala dingin mungkin akan lebih bijak, karena tidak menutup mata, memang ada kader HMI yang terlibat kasus korupsi….

    1. Moedji

      Salahnya adalah mengatasnamakan HMI karena banyak orang di luar HMI yg korupsi bahkan malah trilyunan rupiah.
      Jadi jelas Saut salah…!!!

  5. MD prabowo

    Nggak ada yang salah dengan pernyataan Saut. Pertama, kalimat Saut soal HMI kondisional sifatnya. Ada kata “kalau”. Kedua, mengaoa hanya HMI yang kebetulan dijadikan contoh? Ya, karena organisasi ini membawa nama agama, yang sesungguhnya penuh dengan aspek moral, yang udealnya hadi kontrol perilaku anggotanya, pengurusnya, bahkan alumninya. Faktanya, ini masih berkait dengan mengapa hmi yg jadi contoh SS, banyak tokoh yang backgrounnya hmi yanh jadi koruptor. Bisa ditunjuk dengan mudah. Bagaimana sikap HMI pada mereka? Mengapa diam.saja?

  6. R

    Pak Saut harus bertanggungjawab dihadapan hukum supaya dapat memberikan bukti kuat kalau kader HMI pasca LK1 jadi tokoh Koroptor

  7. Kalau yg berhubungan dg Islam, ada noda sedikit saja akan dijadikan alasan untuk dijatuhkan. Tp kalau tidak ada kaitan dg Islam (orang Islam), akan dibuat seperti persoalan kecil. Ini bisa jd scenario besar yg dimainkan pihak2 yg tidak suka Islam.

  8. saya sebagai kader HMI tidak pernah diajari bagaimana caranya menjadi koruptor… Yang koruptor itu oknum kawan, jumlahnya pun sedikit dibandingkan jutaan kader HMI yang tersebar di pelosok nusantara..! camkan itu kawan..!

    #agak telat komennya ya..

Leave a Reply