Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam

HMI Jatim Gelar Dialog Kebangsaan

Soal Wacana Pembubaran HTI, HMI Jatim Gelar Dialog Kebangsaan

Beritajatim.com – Badan Koordinasi HMI Jawa Timur Bidang Pemberdayaan Umat menggelar dialog keumatan dan kebangsaan di Wisma Guru Jl A Yani No. 66 Surabaya, kemarin. Acara itu dihadiri HMI Cabang Se-Jawa Timur.

Pembukaan acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum Badan Koordinasi HMI Jawa Timur  Darmawan Puteratama. Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Awan itu juga memberikan sambutan.

Dia menyampaikan pentingnya dialog Keumatan dan Kebangsaan. Pasalnya saat ini Indonesia sangat rentan terjadi konflik keagamaan. Selain itu isu radikalisme juga menjadi kerap mengemuka.


Darmawan juga menyinggung soal pembubaran organisasi kemasyarakatan (ormas) HTI (Hizbut Tahrir Indonesia). “Kami menghimbau kader HMI di Jawa Timur harus jeli membaca perihal tersebut,” ujar Darmawan saat membuka dialog bertema ‘Merawat Islam Rahmatan Lil ‘Alamin”’.

Dialog Keumatan dan Kebangsaan tersebut mendatangkan beberapa narasumber. Diantaranya Ketua ICMI Jatim Ismail Nachu, Alumni IAIN Surabaya Subekti, dan dosen Unesa Surabaya Hasbullah Hilmi.

Ketiga narasumber itu memaparkan secara gamblang menyampaikan argumentasinya terkait Islam Rahmatan Lil ‘Alamin. “Yang sangat fundamental adalah masalah ahlak. Karena menjadi landasan Islam rahmatan lil ‘alamin,” ujar Ketua ICMI Jatim.

Subekti menambahkan, dialog tersebut sebagai upaya aktif mendorong generasi muda secara khusus, dan Indonesia secara keseluruhan untuk mengambil peran-peran yang lebih strategis dalam upaya menciptakan perdamaian yang substansif.

Sedangkan menurut Hasbullah Hilmi, generasi muda saat ini harus menjadi pioneer penggerak dan mampu berkolaborasi dengan siapapun dalam menegakkan Islam Yang Rahmatan Lil Alamin.

Ismail Nachu menambahkan, Islam Rahmatan Lil ‘Alamin bukan bukan hanya Islamnya tapi pembawa ajaran Islam (Rosulullah Muhammad SAW). “Bahwa Rasulullah sebagai suri tauladan yang baik, jadi pemahaman Islama Rahmatan Lil ‘Alamin adalah merupakan konsep Etik bukan Politik,” tegasnya.

“Kader HMI harus mampu mengambil peran-peran strategisnya di tengah masyarakat, dalam upaya untuk menciptakan perdamaian dunia,” sambungnya seperti dalam rilis yang diterima beritajatim.com.

Ketua Bidang Pemberdayaan Umat HMI BADKO Jatim yang juga ketua panitia kegiatan, Abdurrokhim menyampaikkan pentingnya dialog keislaman dan kebangsaan mengingat isu radikalisme menjadi wacana yang sering dipakai oknum-oknum yang sengaja memecah belah Islam di Indonesia

Leave a Reply