Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam

​Badko HMI Nusra Mengutuk Penghinaan Terhadap TGB

JAKARTA-MATARAM – Badko HMI  Nusra turut angkat bicara atas tindakan yg dilakukan oleh Steven HS kepada TGB.

Menurut Ketua Umum Badko HMI Nusra Abdul Hafid, ucapan yang dilontarkan bukan hanya menghina gubernur, tetapi menghina ulama, kiyai di NTB dan juga menghina warga pribumi.

“Pernyaataan itu (dasar pribumi tiko) , STEVEN akan dapat menimbulkan kegaduhan antar etnis,”kata Hafid Selaku Ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)Badko Nusra.


Lebih lanjut Hafid menegaskan, Badko HMI Nusra mengecam tindakan terkutuk tersebut, karena menginjak harga diri kami warga NTB.

Jika aparat penegak Hukum tidak Serius menyikapi persoalan tersebut, kami tidak bertanggung jawab ketika muncul hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa mengganggu etnis tertentu, terangnya.

Seperti dilansir oleh beberapa media sebelumnya, Steven melontarkan penghinaan terhadap TGB dengan Sebutan “Dasar Indo, Dasar indonesia, Dasar Pribumi, “Tiko”. Rupanya arti dari kata “Tiko,” merupakan singkatan dari “Tikus Kotor” bahkan bisa memiliki arti “ti=babi,”dan ko=anjing”.
Penghinaan itu, dilontarkan Steven di Bandara Changi,Singapura. Sesampainya dibandara Soekarno Hatta, TGB berniat melaporkan Steven kerena ucapanya yang sangat merendahkan Pribumi. Akan tetapi, steven meminta tidak proses hukum. Pria keturan tionghoa itu dengan menuliskan pemintaan  ma.af bermaterei.

“Dengan ini saya menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Bapak TGH Muhammad Zainul Majdi dan Istri Hj Erica Zainul Majdi Untuk tidak menempuh proses hukum serta memberikan sata ma’af atas kekhilafan saya menyebut kata-kata yang tidak pantas:Dasar Indo,Dasar Indonesia, Dasar Pribumi,,Tiko!”,  pada saat  terjadi kesalahan pemahaman  bersama-sama antri untuk check in di depan Counter Batik Air Bandar Udara Changi, Singapore pada hari Minggu tanggal 09 April 2017 sekitar pukul 14:30.waktu singapore,” tulis Steven.(Oim)

Leave a Reply

five − 1 =